Terms and text shown below represent Agung.norhasni’s contributions to TermWiki.com, a free terminology website and knowledge resource for the translation community.
Al(C 17 H 35 COO) 3 An aluminum soap in the form of a white powder that is insoluble in water and soluble in oils; used for waterproofing fabrics and concrete and as a drier in paints and varnishes.
Al(C17H35COO)3 merupakan sabun alumunium dalam bentuk bubuk putih yang tidak larut dalam air dan larut dalam minyak; digunakan untuk kain anti air dan beton dan sebagai pengering dalam cat dan pernis.
BiOCl A white powder; insoluble in water, soluble in acid; a toxic material if ingested; used in pigments and cosmetics.
BiOCl merupakan senyawa berbentuk bubuk berwarna putih, tidak larut dalam air, larut dalam asam; merupakan bahan beracun jika terhirup; digunakan dalam pigmen dan kosmetik.
C 3 H 7 OOCCH 3 Colorless liquid with pleasant aroma; miscible with alcohols, ketones, esters, and hydrocarbons; boils at 96–102_C; used for flavors and perfumes, in organic synthesis, and as a solvent.
C3H7OOCCH3 merupakan cairan tidak berwarna dengan aroma wangi; larut dengan alkohol, keton, ester, dan hidrokarbon; mendidih pada suhu 96-102 derajat Celcius; digunakan untuk bahan perasa dan parfum, dalam sintesis organik dan sebagai pelarut.
C 15 H 10 O 2 A white compound with needlelike crystals; sublimes at 177_C; insoluble in water; used as an insecticide to treat wood. Also known as 2-methyl anthraquinone.
C15H10O2 merupakan senyawa berwarna putih dengan bentuk menyerupai kristal jarum; menyublim pada suhu 177 derajat Celcius; tidak larut dalam air; digunakan sebagai insektisida untuk perlakuan kayu. Juga dikenal sebagai 2-metil antraquinon.
C 10 H 10 O 2 A liquid with the odor of anise that is obtained from safrole, and that boils at 253_C; used to make perfumes and flavors.
C10H10O2 merupakan cairan dengan bau seperti adas yang diperoleh dari safrol, dan mendidih pada suhu 253 derajat Celcius; digunakan untuk membuat parfum dan bahan perasa makanan.
C 9 H 12 O A colorless liquid with a floral odor and a boiling point of 219_C; soluble in 70% alcohol; used in perfumes and flavoring. Also known as hydrocinnamic alcohol.
C9H12O merupakan cairan tidak berwarna dengan aroma bunga dan mendidih pada suhu 219 derajat Celcius, larut dalam alkohol 70%, digunakan dalam parfum dan perasa makanan. Juga dikenal sebagai hidrosinamik alkohol.
C 11 H 14 O 2 A white powder with a vanilla flavor and a melting point of 85–86_C; soluble in fats, essential oils, and edible solvents; used for artificial vanilla flavoring.
C11H14O2 merupakan bubuk putih dengan rasa vanila dan meleleh pada suhu 85-86 derajat Celcius; larut dalam lemak, minyak esensial, dan pelarut yang dapat dimakan; digunakan untuk perasa vanila buatan.
A halonium ion such as H 2 I+ or R 2 I+; it may be open-chain or cyclic.
Merupakan ion halonium seperti H2I+ atau R2I+; dapat berupa rantai terbuka atau siklik.
C 10 H 13 ClN 2 A tan-colored solid, melting point 35_C; used as a miticide and insecticide for fruits, vegetables, and cotton.
C10H13ClN2 merupakan senyawa berbentuk padat dengan warna kecoklatan, meleleh pada suhu 35 derajat Celcius; digunakan sebagai mitisida dan insektisida untuk buah, sayur dan kapas.
C 8 H 6 S A crystalline compound with a melting point of 32_C; soluble in organic solvents; used in the production of pharmaceuticals. Also known as benzothiofuran.
C8H6S merupakan senyawa berbentuk kristal dengan titik leleh sebesar 32 derajat Celcius, larut dalam pelarut organik, digunakan dalam produksi obat. Juga dikenal sebagai benzotiofuran.