Terms and text shown below represent Agung.norhasni’s contributions to TermWiki.com, a free terminology website and knowledge resource for the translation community.
PbSiO 3 Toxic, insoluble white crystals; used in ceramics, paints, and enamels, and to fireproof fabrics. Also known as lead metasilicate.
PbSiO3 merupakan kristal berwarna putih yang tidak larut dalam air dan beracun, digunakan dalam keramik, cat, dan enamel dan untuk pakaian tahan api. Juga dikenal sebagai timbal metasilikat.
TlI A toxic, yellow powder, insoluble in alcohol, slightly soluble in water, melts at 440_C; used in infrared radiation transmitters and in medicine. Also known as thallous iodide.
TlI merupakan bubuk berwarna kuning dan beracun, tidak larut dalam alkohol, sedikit larut dalam air, meleleh pada suhu 440 derajat Celcius; digunakan dalam pemancar radiasi infra merah dan dalam obat. Juga dikenal sebagai talus iodida.
C 8 H 18 Either of two colorless, water-insoluble liquids, soluble in alcohol and ether, used as chemical intermediates: 2-methylheptane boils at 118_C, is flammable; 4-methylheptane boils at 122_C.
C8H18 merupakan senyawa yang tidak berwarna, tidak larut dalam air, larut dalam alkohol dan eter, digunakan sebagai perantara kimia. 2-metilheptana mendididh pada suhu 118 derajat Celcius.
Dye made from a coal-tar hydrocarbon or a derivative such as benzene, toluene, xylene, naphthalene, or aniline.
Yaitu larutan yang dibuat dari hidrokarbon tar-batu bara atau turunannya seperti benzena, toluena, xilen, naftalen atau anilin.
C 11 H 8 O 5 A red, crystalline compound, the aglycon of several glycosides from nutgalls; decomposes at 274–275_C; soluble in boiling alcohol, methanol, and acetone; used as an antioxidant or to retard metal contamination in hydrocarbon fuels or ...
C11H8O5 merupakan senyawa kristalin berwarna merah, aglikon dari beberapa glikosida dari nutgall; terurai pada suhu 274-275 derajat Celcius; larut dalam alkohol mendidih, metanol dan aseton; digunakan sebagai antioksidan atau untuk menghambat kontaminasi ...
C 14 H 12 Cl 2 O A colorless, crystalline compound with a melting point of 69.5–70_C; insoluble in water; used for control of mites in ornamentals and shrub trees.
C14H12Cl2O merupakan senyawa kristalin yang tidak berwarna dengan titik leleh sebesar 69,5-70 derajat Celcius; tidak larut dalam air; digunakan untuk mengendalikan tungau pada tanaman hias dan pohon semak.
C 6 H 5 HgOH White to cream-colored crystals with a melting point of 197–205_C; soluble in acetic acid and alcohol; used as a fungicide, germicide, and alcohol denaturant.
C6H5HgOH merupakan kristal berwarna putih sampai krem dengan titik leleh sebesar 197-205 derajat Celcius, larut dalam asam asetik dan alkohol, digunakan sebagai fungisida, germisida dan denaturan alkohol.
CCl 2 CCl 2 Stable, colorless liquid, boiling at 121_C; nonflammable and nonexplosive, with low toxicity; used as a dry-cleaning and industrial solvent, in pharmaceuticals and medicine, and for metal cleaning. Also known as tetrachloroethylene.
CCl2CCl2 merupakan cairan yang tidak berwarna dan stabil, mendidih pada suhu 121 derajat Celcius; tidak mudah terbakar dan tidak mudah meledak, dengan tingkat toksisitas rendah; digunakan untuk cuci kering dan pelarut dalam industri, dalam farmasi dan dalam ...
Sc 2 (SO 4 ) 3 Water-soluble, colorless crystals.
Sc2 (SO4)3 merupakan senyawa berbentuk kristal yang tidak berwarna, larut dalam air.
A combustible, white to cream-colored, fibrous solid or powder; disperses in cold water, forming solutions which undergo reversible transformation from sol to gel; used as an emulsifier and foaming agent.
Merupakan senyawa dengan bentuk padat atau serbuk yang mudah terbakar, berwarna putih sampai krem, terdispersi dalam air dingin, membentuk larutan yang dapat balik dari cairan menjadi gel dan sebaliknya; digunakan sebagai pengemulsi dan agen pembusa.