Terms and text shown below represent Agung.norhasni’s contributions to TermWiki.com, a free terminology website and knowledge resource for the translation community.
the surface area overlying an oil reservoir or reservoirs. The term usually includes not only the surface area, but also the reservoir, the wells, and the production equipment.
bagian atas area permukaan reservoar minyak atau reservoar. Istilah ini biasanya termasuk tidak hanya area permukaan, tapi juga reservoar, lubang sumur, dan perlengkapan produksi.
CH 2 CHCOOCH 2 CH(C 2 H 5 )C 4 H 9 Pleasant-smelling liquid; used as monomer for plastics, protective coatings, and paper finishes.
CH2CHCOOCH2CH(C2H5)C4H9 merupakan cairan yang berbau enak; digunakan sebagai monomer untuk plastik, lapisan pelindung, dan kertas.
C 6 H 4 (COCl) 2 Colorless needles with a melting point of 82–84_C; soluble in ether; used in the manufacture of dyes, synthetic fibers, resins, and pharmaceuticals.
C6H4(COCl)2 merupakan senyawa berbentuk jarum yang tidak berwarna dengan titik leleh sebesar 82-84 derajat Celcius, larut dalam eter; digunakan dalam pembuatan pewarna, serat sintesis, resin, dan farmasi.
As 2 S 3 An acidic compound in the form of yellow or red monoclinic crystals with a melting point at 300_C; occurs as the mineral orpiment; used as a pigment.
Senyawa As2S3 bersifat asam dalam bentuk kristal monolitik berwarna kuning atau merah dengan titik leleh pada 300 derajat Celcius; umumnya terdapat dalam bentuk orpimen mineral; digunakan sebagai pigmen.
C 6 H 5 CH 2 OC 2 H 5 A colorless, oily, combustible liquid with a boiling point of 185_C; used in organic synthesis and as a flavoring.
C6H5CH2OC2H5 merupakan cairan berminyak yang tidak berwarna, mudah terbakar dengan titik didih sebesar 185 derajat Celcius; digunakan dalam sintesis organik dan sebagai bahan perasa.
H 2 SeO 4 A highly toxic, water-soluble, white solid, melting point 58_C, decomposing at 260_C.
H2SeO4 merupakan senyawa padat berwarna putih yang beracun, larut dalam air, meleleh pada suhu 58 derajat Celcius, terurai pada suhu 260 derajat Celcius.
(C 4 H 9 ) 4 Sn A colorless or slightly yellow, oily liquid with a boiling point of 145_C; soluble in most organic solvents; used as a stabilizing agent and rust inhibitor for silicones, and as a lubricant and fuel additive.
(C4H9)4Sn merupakan cairan berminyak berwarna agak kuning dengan titik didih 145 derajat Celcius; larut dalam hampir semua pelarut organik; digunakan sebagai agen penstabil dan pencegah karat untuk silikon, dan sebagai pelumas dan aditif bahan bakar.
(CH 3 ) 3 CC 6 H 3 OH(OCH 3 ) An antioxidant consisting chiefly of a mixture of 2- and 3-tert-butyl-4-hydroxyanisole and used to control rancidity of lard and animal fats in foods. Abbreviated BHA.
(CH3)3CC6H3OH(OCH3) merupakan antioksidan yang terdiri dari campuran 2 dan 3-tertier-butil-4-hidroksianisol dan digunakan untuk mengendalikan bau tengik pada lemak babi dan lemak hewan dalam makanan. Disingkat BHA.
A marker that permits the selection of recombinants over the parental types.
Penanda yang menjadikan seleksi rekombinan terhadap tipe induk.
C 7 H 6 Cl 2 A colorless liquid, soluble in organic solvents, insoluble in water; isomers are 2,4-CH 3 C 6 H 3 Cl 2 , boiling at 200–202_C, and 3,4- (CH 3 C 6 H 3 Cl 2 ), boiling at 209_C; used as solvent and chemical intermediate.
C7H6Cl2 merupakan cairan tidak berwarna, larut dalam pelarut organik, tidak larut dalam air; isomernya adalah 2,4-CH3C6H3Cl2; mendidih pada suhu 200-202 derajat Celcius; dan 3,4- (CH3C6H3Cl2), mendidih pada suhu 209 derajat Celcius; digunakan sebagai pelarut ...