Terms and text shown below represent Agung.norhasni’s contributions to TermWiki.com, a free terminology website and knowledge resource for the translation community.
Small hairs that grow from a main root. The tubular or filamentous outgrowth of epidermal cell or root that has immediate contact with soil particles assisting in the absorption of water and minerals on the surface of the root. The root hair is short-lived ...
Rambut kecil yang tumbuh di sekeliling akar utama. Tabung atau filamen yang tumbuh pada sel epidermis atau akar yang langsung mengalami kontak dengan partikel tanah, membantu dalam penyerapan air dan unsur hara.
See VM.
Lihat VM.
C 5 H 10 Cl 2 Mixed dichloro derivatives of normal pentane and isopentane; clear, light-yellow liquid used as solvent, paint and varnish remover, insecticide, and soil fumigant.
C5H10Cl2 campuran dikloro yang diturunkan dari pentana normal dan isopentana, merupakan cairan bening, berwarna kuning muda digunakan sebagai pelarut, penghilang cat dan pernis, insektisida dan fumigasi tanah.
Ba(OH) 2 _8H 2 O Colorless, monoclinic crystals, melting at 78_C; soluble in water, insoluble in acetone; used for fat saponification and fusing of silicates.
Ba(OH)2_8H2O merupakan kristal monoklinik yang tidak berwarna, meleleh pada suhu 78 derajat Celcius, larut dalam air, tidak larut dalam aseton; digunakan untuk penyabunan lemak dan peleburan silikat.
C 4 H 4 N 2 O An acid that is derived by oxidation of uric acid or by the reduction of alloxan; may be used in organic synthesis.
C4H4N2O merupakan asam yang diturunkan dari oksidasi asam urik atau reduksi aloksan; dapat digunakan dalam sintetis organik.
C 14 H 9 NO 2 Ruby-red crystals with a melting point of 250_C; freely soluble in alcohol, benzene, chloroform, ether, glacial acetic acid, and hydrochloric acid; used in the manufacture of dyes and pharmaceuticals.
C14H9NO2 merupakan kristal berwarna merah rubi dengan titik leleh sebesar 250 derajat Celcius; larut sepenuhnya dalam alkohol, benzena, kloroform, eter, asam asetik glasial, digunakan dalam pembuatan pewarna dan farmasi.
K 2 SnO 3 _3H 2 O White crystals; soluble in water, insoluble in alcohol; used in textile printing and dyeing, and in tin-plating baths.
K2SnO3_3H2O merupakan kristal putih; larut dalam air, tidak larut dalam alkohol; digunakan dalam pencetakan tekstil dan pencelupan, dan dalam pelapisan timah.
A chemical substance produced by certain microorganisms that retards or inhibits the growth of other microorganisms. Substance that acts to destroy or inhibit the growth of a microbe (e.g., bacteria or fungi).
Bahan kimia yang diproduksi oleh mikroorganisme tertentu yang menghalangi pertumbuhan dari mikroorganisme lainnya. Bahan yang bertindak untuk menghancurkan atau menghambat pertumbuhan mikroba (misalnya: bakteri atau jamur).
C 6 H 5 NNNHC 6 H 5 Golden yellow scales with a melting point of 96_C; soluble in alcohol, ether, and benzene; used for dyes and insecticides.
C6H5NNNHC6H5 merupakan serbuk berwarna kuning keemasan dengan titik leleh sebesar 96 derajat Celcius; larut dalam alkohol, eter dan benzena; digunakan untuk pencelup dan insektisida.
H 2 NC 10 H 5 (OH)SO 3 H White or gray, needlelike crystals; soluble in hot sodium bisulfite solutions; used in the manufacture of azo dyes.
H2NC10H5(OH)SO3H merupakan kristal yang berbentuk jarum dengan warna putih atau abu-abu, larut dalam larutan sodium bisulfat panas; digunakan dalam pembuatan pewarna azo.