Terms and text shown below represent Agung.norhasni’s contributions to TermWiki.com, a free terminology website and knowledge resource for the translation community.
C 18 H 10 O 6 A compound used as a reagent for the photometric determination of amino acids.
C18H10O6 merupakan senyawa yang digunakan sebagai reagen untuk penentuan fotometrik asam amino.
CH 2 ICOOH White or colorless crystals that are soluble in water and alcohol, and melt at 82–83_C; used in biological research for its inhibitive effect on enzymes.
CH2ICOOH merupakan senyawa berbentuk kristal berwarna putih yang tidak larut dalam air dan alkohol, dan meleleh pada suhu 82-83 derajat Celcius; digunakan dalam riset biologi karena efek penghalangnya pada enzim.
Any of the sugars that because of their free or potentially free aldehyde or ketone groups, possess the property of readily reducing alkaline solutions of many metallic salts such as copper, silver, or bismuth; examples are the monosaccharides and most of the ...
Semua gula yang menyebabkan pembebasan aldehid atau grup ketonnya, memiliki sifat yang mudah mereduksi larutan basa dari garam logam seperti tembaga, perak, atau bismut; contohnya adalah monosakarida dan hampir semua disakarida, termasuk maltosa dan laktosa.
Br 2 C 6 H 2 (OH)CHO Pale yellow crystals with a melting point of 86_C; readily soluble in ether, chloroform, benzene, alcohol, and glacial acetic acid; used as an antibacterial agent.
Br2 C6H2(OH)CHO merupakan senyawa dengan bentuk kristal yang berwarna kuning pucat dengan titik leleh sebesar 86 derajat Celcius; mudah larut dalam eter, kloroform, benzena, alkohol, dan asam asetik glasial; digunakan sebagai agen anti bakteri.
(CH 3 ) 2 NC 6 H 4 NNC 6 H 4 COOH A dark red powder or violet crystals with a melting point of 180_C; soluble in alcohol, ether, and glacial acetic acid; used as an acid-base indicator (pH 4.2–6.2).
(CH3)2NC6H4NNC6H4COOH merupakan bubuk atau kristal berwarna merah tua atau ungu dengan titik leleh sebesar 180 derajat Celcius; larut dalam alkohol, eter, dan asam asetik glasial; digunakan sebagai indikator asam (pH 4,2-6,2).
C 8 H 8 O 4 A white to brownish-gray, crystalline powder, melting at 173_C, soluble in water, alcohol, and ether; used as an antiseptic.
C8H8O4 merupakan bubuk kristalin berwarna putih sampai abu-abu kecoklatan, meleleh pada suhu 173 derajat Celcius, larut dalam air, alkohol dan eter, digunakan sebagai antiseptik.
C 10 H 16 O An isomer of camphor; a colorless oil that boils at 193_C and is soluble in ether; a constituent of fennel oil; used as a flavoring.
C10H16O merupakan isomer dari kamfer; merupakan minyak tidak berwarna yang mendidih pada suhu 193 derajat Celcius dan larut dalam eter; pengganti dari minyak fenel; digunakan sebagai bahan perasa.
A cropping system using the rotation of different plant species on the same plot of land.
Sistem penanaman dengan menggunakan rotasi atau spesies tanaman yang berbeda pada plot lahan yang sama.
C 7 H 8 N 4 O 2 A toxic alkaloid found in cocoa, chocolate products, tea, and cola nuts; closely related to caffeine.
C7H8N4O2 merupakan alkaloid beracun yang ditemukan dalam kokoa, produk coklat, teh, dan cola; berhubungan erat dengan kafein.
C 8 H 23 N 2 A toxic, viscous liquid with a boiling point of 333_C and a freezing point of _30_C; soluble in water and organic solvents; used as a motor oil additive, in the manufacture of synthetic rubber, and as a solvent for dyes, acid gases, and sulfur.
C8H23N2 merupakan cairan kental yang beracun dengan titik didih sebesar 333 derajat Celcius dan membeku pada suhu -30 derajat Celcius; larut dalam air dan pelarut organik; digunakan sebagai aditif oli motor, dalam pembuatan karet sintesis, dan sebagai pelarut ...