Terms and text shown below represent Agung.norhasni’s contributions to TermWiki.com, a free terminology website and knowledge resource for the translation community.
A compound of hydrogen and oxygen containing a higher proportion of the hydrogen isotope deuterium than does naturally occurring water. Also known as deuterium oxide.
Senyawa hidrogen dan oksigen yang mengandung proporsi yang lebih tinggi dari deuterium isotop hidrogen dibanding air yang ada secara alami Dikenal juga sebagai deuterium oksida.
PtCl 2 Water-insoluble, green-gray powder; decomposes to platinum at red heat; used to make platinum salts. Also known as platinous chloride; platinum bichloride.
PtCl2 merupakan senyawa berbentuk bubuk berwarna hijau yang tidak larut dalam air, terurai pada platinum yang membara; digunakan untuk membuat garam platinum. Juga dikenal sebagai platino klorida; platinum biklorida.
C 7 H 15 CH 2 OH Mixture of isomers from oxo-process synthesis; boils at 182–195_C; used as a chemical intermediate, resin solvent, emulsifier, and antifoaming agent.
C7H15CH2OH merupakan campuran isomer dari sintesis proses-okso; mendidih pada suhu 182-195 derajat Celcius, digunakan sebagai perantara kimia, pelarut resin, pengemulsi, dan agen anti busa.
C 6 H 5 CH:CHCH 2 OH White needles that congeal upon heating and are soluble in alcohol; used in perfumery.
C6H5CH:CHCH2OH merupakan senyawa berbentuk jarum berwarna putih yang mengental jika dipanaskan dan larut dalam alkohol; digunakan dalam pembuatan parfum.
BaS 2 O 3 _H 2 O A white powder that decomposes upon heating; used to make explosives and in matches. Also known as barium hyposulfite.
BaS2O3_H2O merupakan bubuk putih yang terurai jika dipanaskan; digunakan untuk membuat bahan peledak dan untuk korek api. Juga dikenal sebagai barium hiposulfit.
C 19 H 34 O 2 A combustible, colorless liquid with a boiling point of 212_C; soluble in alcohol and ether; used in the manufacture of detergents, emulsifiers, lubricants, and textiles, and in medical research.
C19H34O2 merupakan cairan tidak berwarna yang mudah terbakar, dengan titik didih sebesar 212 derajat Celcius; larut dalam alkohol dan eter; digunakan dalam pembuatan deterjen, pengemulsi, pelumas, dan tekstil, dan dalam riset medis.
Traditionally, waters sufficiently deep and wide for navigation by all, or specified vessels; such waters in the United States come under federal jurisdiction and are protected by certain provisions of the Clean Water Act.
Secara tradisional, adalah air yang cukup dalam dan luas untuk dilayari oleh semua kapal atau kapal tertentu; seperti perairan di Amerika Serikat berada di bawah pengaturan hukum federal dan dilindungi provisi tertentu dari Clean Water Act.
C 6 H(OH) 2 (HO 2 ) 3 An explosive, yellow, crystalline compound, melting at 179–180_C, slightly soluble in water; used in explosives as a priming agent.
C6H(OH)2(HO2)3 merupakan senyawa kristalin berwarna kuning yang mudah meledak, meleleh pada suhu 179-180 derajat Celcius; sedikit larut dalam air; digunakan dalam bahan peledak sebagai agen dasar.
Box at left end of the formula bar that identifies the selected cell, chart item, or drawing object. To name a cell or range, type the name in the Name box and press ENTER. To move to and select a named cell, click its name in the Name box.
Kotak pada ujung kiri kotak rumus yang menunjukkan sel terpilih, item bagan, atau objek gambar. Untuk menamai sel atau rentang, ketikkan nama pada Kotak nama dan tekan ENTER. Untuk memindahkan dan memilih sel yang dinamai, klik namanya pada Kotak Nama.
PbCO 3 Poisonous, acid-soluble white crystals decomposing at 315_C; insoluble in alcohol and water; used as a paint pigment.
PbCO3 merupakan kristal putih yang beracun, larut dalam asam, terurai pada suhu 315 derajat Celcius; tidak larut dalam alkohol dan air; digunakan sebagai pewarna cat.